Scripta manent, Verba volant

              Kalimat itu gue dapetkan ketika minggu lalu gue mengikuti sebuah seminar di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap di deket SMP gue dulu. Seminarnya asik. Seminar ini juga untuk mempopulerkan kata "Travel PhotoBlogger", yaitu seseorang yang kerjaannya traveling sambil foto foto dan ngeblog. Dan yang terlintas waktu gue pertama kali liat presentasinya adalah "Anjing, kok bisa gitu," lalu "Anjing, fotonya keren", lalu "Anjing, gue belum boker". Seminar ini merupakan salah satu rangkaian Roadshow dari www.indonesia.travel untuk mencari bibit bibit kontirbutor tulisan dan foto tentang objek wisata yang ada di Negara Indonesia Raya kita tercinta yang berbudaya dan memanjakan mata, serta beberapa tempat yang  "Indonesia Banget" #ImproudtobeIndonesian, karena dengan luasnya NKRI, kewajiban penduduk lokalnyalah untuk mempopulerkan objek wisata tersebut.
              Acara seminar tersebut dimulai pukul 08.00, tapi gue bersama temen temen gue sempet salah lokasi, karena sebelumnya gak ada pemberitahuan soal pindahnya tempat seminar. Alhasil kita baru bisa dateng sekitar jam 09.15 karena keterlambatan informasi, tapi untung seminar masih belum dimulai. #CiriOrangIndonesia.
              Seminar dibuka oleh @him tentang Menulis Blog.Dia membuka seminar dengan presentasi kalimat Scripta manent, Verba volant. Yang berarti Tulisan akan terus dikenang, Ucapan dapat dilupakan. Didalam seminarnya, ada beberapa point tentang menulis yang gue catet, yaitu :

              1. Menulis berdasar pengalaman akan menghasilkan sesuatu yang jauh lebih bagus.
                  Menurutnya, apa yang benar benar kita alami secara nyata, atau kita lihat atau bahkan kita dengar langsung dari si pelaku (saksi mata atau saksi telinga), dapat membangkitkan semangat kita sebagai penulis ceritanya sendiri, dan para pembacanya akan merasakan seperti terjun langsung dalam cerita yang kita buat, karena menulis itu sendiri artinya adalah bercerita lewat tulisan.
              2.Gunakanlah bahasa yang ringan namun bersahabat, sehingga akan menimbulkan chemistry  antara pembaca dan penulis.
              3. Menulis apa yang kita ingin kita tulis.
                  Maksudnya, tulislah sesuatu yang elo banget, gak ikut ikut orang lain. Menulis apa yang elo suka tentunya akan gak ngawang ngawang karena apa yang lo tulis adalah cerminan diri lo (singkatnya gini)
              4. Menulis harus Konsisten.
                  Dan ini yang sedang gue coba, postingan ini gue tulis sampai jam  jam 23.48 hari Minggu sodara sodara. 12 menit lagi adalah hari senin. Dan gue adalah siswa SMA yang memiliki kewajiban buat upacara tiap Senin. Well, Konsisten menulis blog setiap seminggu minimal satu postingan lah yang sedang gue lakukan.
Buktinya nih.


              Masih ada 2 sesi lagi, yaitu sesi @Barry Kusuma  dan sesi terakhir oleh @kiats. Gue lanjut di postingan lainnya. Oyaciumnasai :*
 


Komentar