Orang yang sedang jatuh cinta cenderung sering mencampur-adukkan antara hobi yang sering dia lakukan dengan keadaan hatinya. Misalnya, orang yang sebenarnya suka ngelukis benda mati jadi suka ngelukis makhluk hidup, orang yang suka nonton the raid bisa jadi suka nonton twilight, orang yang dulu hobi nonton bokep bisa jadi orang yang suka nonton film romantis, yang ada bokepnya juga tentunya.
Dan hal itu ga lepas sama gue. Sebagai seorang blogger, gue sering sekadar blogwalking ke blog orang lain, komen gak penting atau cuma numpang baca. Tapi berhubung gue sedang jatuh cinta *ehem* gue jadi suka baca blog tentang cara cara PDKT yang ampuh. Iya, kejomloan gue emang terlalu parah sehingga gue membutuhkan saran dari orang lain.
Saran saran yang gue baca cukup beragam, dari yang standar seperti "berikan perhatian kepada gebetan", saran yang gue rasa dari bandot seperti "Tetap jaga jarak, agar tak terlihat memalukan dan memiliki kesan cool" sampe saran yang gue rasa dari orang yang sepertinya gak pernah deket dengan lawan jenis sebelumnya seperti "Ketika jalan, pegang kaki dan tangannya secara erat. Setidaknya dengan seperti itu anda tidak akan khawatir dengan kemungkinan akan ditinggalkan ketika jalan."
Dari berbagai saran yang penting dan juga absurd tadi, gue menemukan salah satu saran yang sedikit "berbeda" dari biasanya. "Kalo lo mau jadian sama seseorang, pastikan dulu lo gak akan bosen untuk jangka waktu yang lama untuk sekedar natap wajahnya."
Waow.
Gue tau apa yang ada dipikira kalian. Gebetan gue cantik, setidaknya menurut gue. Tetapi kalo gebetan gue yang liat saran ini gimana, coba. Mungkin setelah dia liat saran ini, dia akan berdiam diri di pojok kamar, menghapus kontak gue dari hapenya lalu pindah ke planet namek sendirian.
Engga engga. Wajah gue ganteng, setidaknya menurut gue. Ya walopun terakhir kali gue nembak cewek, gue sempet frustasi karena setelah gue nembak dia, dia sempet ngeludahin gue berkali kali, bokapnya juga dateng buat ngeludahin gue, sampe neneknya yang udah meninggal juga bangkit dari kubur buat ngeludahin gue, gue gak kapok buat ndeketin cewek. Seenggaknya gue udah mencoba.
Sebenernya gue juga yang kebangetan mikir soal saran itu. Harusnya gue gak perlu mikir keras buat mikirin tentang saran ga penting itu. Yang perlu gue lakukan cuma percaya sama masing masing diantara kita, bahwa dari sekian banyak saran tersebut, gak akan ada yang berhasil kalo kita cuma mbaca saran itu tanpa melakukan sesuatu. Karena saran ya tetap jadi saran kalo ga ada yang mau ngelakuin.
Ya namanya juga jatuh cinta, berlebihan itu wajar.
Iya gak sih?
Dan hal itu ga lepas sama gue. Sebagai seorang blogger, gue sering sekadar blogwalking ke blog orang lain, komen gak penting atau cuma numpang baca. Tapi berhubung gue sedang jatuh cinta *ehem* gue jadi suka baca blog tentang cara cara PDKT yang ampuh. Iya, kejomloan gue emang terlalu parah sehingga gue membutuhkan saran dari orang lain.
Saran saran yang gue baca cukup beragam, dari yang standar seperti "berikan perhatian kepada gebetan", saran yang gue rasa dari bandot seperti "Tetap jaga jarak, agar tak terlihat memalukan dan memiliki kesan cool" sampe saran yang gue rasa dari orang yang sepertinya gak pernah deket dengan lawan jenis sebelumnya seperti "Ketika jalan, pegang kaki dan tangannya secara erat. Setidaknya dengan seperti itu anda tidak akan khawatir dengan kemungkinan akan ditinggalkan ketika jalan."
Dari berbagai saran yang penting dan juga absurd tadi, gue menemukan salah satu saran yang sedikit "berbeda" dari biasanya. "Kalo lo mau jadian sama seseorang, pastikan dulu lo gak akan bosen untuk jangka waktu yang lama untuk sekedar natap wajahnya."
Waow.
Gue tau apa yang ada dipikira kalian. Gebetan gue cantik, setidaknya menurut gue. Tetapi kalo gebetan gue yang liat saran ini gimana, coba. Mungkin setelah dia liat saran ini, dia akan berdiam diri di pojok kamar, menghapus kontak gue dari hapenya lalu pindah ke planet namek sendirian.
Engga engga. Wajah gue ganteng, setidaknya menurut gue. Ya walopun terakhir kali gue nembak cewek, gue sempet frustasi karena setelah gue nembak dia, dia sempet ngeludahin gue berkali kali, bokapnya juga dateng buat ngeludahin gue, sampe neneknya yang udah meninggal juga bangkit dari kubur buat ngeludahin gue, gue gak kapok buat ndeketin cewek. Seenggaknya gue udah mencoba.
Sebenernya gue juga yang kebangetan mikir soal saran itu. Harusnya gue gak perlu mikir keras buat mikirin tentang saran ga penting itu. Yang perlu gue lakukan cuma percaya sama masing masing diantara kita, bahwa dari sekian banyak saran tersebut, gak akan ada yang berhasil kalo kita cuma mbaca saran itu tanpa melakukan sesuatu. Karena saran ya tetap jadi saran kalo ga ada yang mau ngelakuin.
Ya namanya juga jatuh cinta, berlebihan itu wajar.
Iya gak sih?
Komentar
Posting Komentar